Vol. 2, No. 8 December 2001
Tinjauan Tentang Bantuan Bilateral untuk Timor Lorosa’e
PDF format: http://www.etan.org/lh/PDFs/lh2n8bh.pdf
La'o Hamutuk: Institut Pemantau dan Analisis Rekonstruksi Timor Timur
Di dalam . . .
Tinjauan Tentang Bantuan
Bilateral untuk Timor Lorosa’e
Penjelasan Mengenai Statistik dan Grafik
Jepang and Portugal
Eropa dan Australia
Amerika Serikat dan Inggris
Berita Singkat
Editorial: Para Donor Harus Baik, Tanpa
Syarat
Sampai dua tahun yang lalu, masyarakat internasional umumnya mengabaikan Timor Lorosa’e. Pendudukan militer Indonesia yang ilegal menurut hukum internasional telah menghalangi banyak negara untuk mengirimkan bantuan ekonomi kepada Timor Lorosa’e. Tetapi, dengan berakhirnya pendudukan itu, banyak negara mendanai proyek-proyek di sini. Bantuan ekonomi ini tidak bisa menggantikan pengabaian itu, dan jumlah uang yang dikirim para donor tidaklah cukup untuk mengganti kerugian akibat penindasan Indonesia selama hampir 24 tahun – penindasan yang juga didanai dan didukung oleh banyak negara donor yang sama – tetapi penting untuk membuat Timor Lorosa’e kembali berdiri di atas kakinya sendiri.
Bantuan internasional yang paling umum di sini adalah dalam bentuk hibah dan bantuan non-moneter berupa barang dan/atau jasa, karena Timor Lorosa’e masih belum menerima pinjaman. Bantuan ini dapat dikelompokkan sebagai bantuan multilateral atau bilateral. Bantuan multilateral dikelola oleh lembagalembaga internasional, seperti Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank) atau Program Pangan Dunia (World Food Program), yang mengumpulkan sumberdaya dari berbagai negara dan membagikannya ke negara-negara penerima bantuan.
Yang biasanya disebut bantuan bilateral adalah bantuan yang langsung diberikan oleh negara donor kepada negara penerima. Negara donor bisa memberikan bantuannya langsung kepada pemerintah dari negara penerima atau kepada lembaga-lembaga bukan-pemerintah yang bekerja di negara tersebut. Kadangkadang bantuan dikelola oleh sebuah badan pemerintah yang diberi tugas ini, seperti Australian Agency for International Development (AusAID), tetapi dapat juga melalui saluran lain, seperti latihan militer-kepada-militer secara langsung (tetapi operasi militer internasional seperti PKF di Timor Lorosa’e merupakan bantuan multilateral, dan didanai melalui cara lain). Bantuan bilateral digunakan untuk berbagai tujuan, dari membangun rumah-rumah sakit sampai mendukung advokasi politik.
Meskipun beberapa bantuan bilateral diberikan hanya untuk alasan-alasan kemanusiaan, negara-negara donor biasanya mempunyai tujuan politis ketika memberikan bantuan. Tujuan ini bisa meliputi peningkatan stabilitas regional atau mempengaruhi kebijakan pemerintah penerima bantuan dan masyarakat sipil negara tersebut. Bantuan bilateral sering bersifat “mengikat”, artinya negara donor menetapkan syarat-syarat atas bantuan itu yang mengharuskan dana digunakan untuk membeli barang atau jasa (seperti konsultan yang mahal) dari negara donor. Dengan cara ini, perekonomian negara donor juga mendapat keuntungan.
Selama dua tahun ini, bantuan multilateral maupun bilateral telah diberikan kepada Timor Lorosa’e. Timor Lorosa’e masih belum mempunyai sebuah pemerintah yang merdeka, tetapi saat ini diperintah oleh sebuah lembaga multilateral, Perserikatan Bangsa-Bangsa. Hal ini mengaburkan perbedaan antara bantuan bilateral dan multilateral. Definisi kerja dari La’o Hamutuk tentang bantuan bilateral di sini meliputi semua sumbangan sukarela dari pemerintah asing yang secara khusus diperuntukkan bagi Timor Lorosa’e. Ini termasuk bantuan yang diberikan kepada lembaga-lembaga nasional, seperti Pemerintahan Transisi ETTA dan ETPA, atau kepada NGO-NGO lokal. Bantuan ini termasuk bantuan yang dicadangkan bagi Timor Lorosa’e dan dikelola oleh lembaga-lembaga multilateral, seperti Bank Dunia, yang untuk sementara mengambil tanggungjawab ini. Oleh karena itu bantuan bilateral kepada Timor Lorosa’e mencakup sumbangan dari pemerintah asing kepada dana perwalian TFET dan CFET, sumbangan yang telah ditentukan sasarannya (targeted contributions) kepada badan-badan PBB, serta proyek-proyek bilateral yang lebih khusus, seperti proyek pendidikan dan infrastruktur. Meskipun demikian, bantuan ini tidak termasuk bentuk bantuan bukan-sukarela, seperti dana dari sumbangan wajib PBB yang digunakan untuk membiayai pemerintahan UNTAET dan keamanan. (Untuk informasi tentang sumbangan wajib PBB dan sumbangan sukarela serta penjelasan tentang dana yang berbeda-beda ini, lihat Buletin La’o Hamutuk, Vol. 2, No. 1-2). [Lihat juga]
Buletin La’o Hamutuk edisi ini menyajikan tinjauan singkat tentang bantuan bilateral kepada Timor Lorosa’e dari enam penyumbang terbesar (Australia, Jepang, Portugal, Uni Eropa, Amerika Serikat, dan Inggris) yang menyediakan sekitar 94% dari bantuan bilateral kepada Timor Lorosa’e. Edisi-edisi berikutnya akan menyoroti negara-negara donor tertentu dan proyek-proyek mereka di Timor Lorosa’e secara rinci.
Bahasa Tetum:
Boletim La’o Hamutuk:
[PDF format]
Vol. 2, Nos. 1-2 Abríl
2001
Vizaun Jeral Hosi Fundu
Ba Rekonstrusaun Timor Loro Sa’e:
http://www.etan.org/lh/PDFs/lhbl2n1t.pdf
Bahasa Inggeris:
Buletin La’o Hamutuk:
Vol 2. No. 1 & 2 April
2001
Focus on Funding East Timor's
Reconstruction
http://www.etan.org/lh/bulletinv2n1.html
Bahasa Indonesia:
La'o
Hamutuk: Institut Pemantau dan Analisis Rekonstruksi Timor Timur
Diperbarui: Desember 19 2001
La'o Hamutuk adalah organisasi
Timor Loro Sa'e-Internasional yang bertujuan memantau dan melapor tentang
kegiatan-kegiatan dari institusi-institusi utama yang ada di Timor Loro
Sa'e dalam rangka pembangunan kembali sarana fisik dan sosial.
* Institut La'o Hamutuk ini beroperasi
dengan dasar pemikiran bahwa rakyat Timor Loro Sa'e harus menjadi pemutus
utama dari proses pembangunan kembali tersebut dan, prosesnya harus se-demokratis
dan se-transparan mungkin. Dalam hal ini, La'o Hamutuk melakukan
suatu analisis yang tidak berpihak terhadap kegiatan Internasional di Timor
Loro Sa'e dengan tujuan memfasilitasikan partisipasi yang efektif dan bertingkat
oleh rakyat Timor Loro Sa'e dalam proses pembangunan kembali.
* Selain memberi informasi dan analisis
tentang proses rekonstruksi dan pembangunan, La'o Hamutuk bekerja
untuk meningkatkan komunikasi antara institusi-institusi dan organisasi-organisasi
internasional dengan masing-masing bidang dalam masyarakat Timor Loro Sa'e.
* Akhirnya, La'o Hamutuk menjadi
pusat sumber informasi dengan berbagai bacaan, tentang model pembanguan,
pengalaman dan praktek yang berlainan, dan juga mengfasilitasi jaringan
antara kelompok-kelompok Timor Loro Sa'e dengan ahli-ahli dan pelaksana-pelaksana
yang terlibat dalam hal proses pembangunan di seluruh dunia.
* Di dalamnya roh menganjurkan transparensi
yang lebih kuat. La'o Hamutuk ingin sekali mengundang individual
untuk kontak kami bila anda punya naskah-naskah dan/ atau informasi yang
harus dikemukakan perhatian buat rakyat Timor Loro Sa’e dan juga para anggota
masyarakat internasional.
Siapa itu La?o Hamutuk?
Staf Orang Timor: Inês Martins,
Thomas (Ató) Freitas, Mericio Juvenal, Adriano Nascimento, Jesuina
(Delly) Soares Cabral
Staf Internasional: Pamela Sexton,
Mayumi Hachisuka, Vijaya Joshi, Charles Scheiner, Andrew de Sousa
Dewan Penasehat: Sr. Maria Dias,
Joseph Nevins, Nuno Rodrigues, João Sarmento, Aderito de Jesus Soares
Penerjemah: Djoni Ferdiwijaya,
José M.C. Belo, Tomé Xavier Jeronimo, Nug Katjasungkana,
Antonio M. Lopes
P.O. Box 340, Dili, Timor Lorosa’e (via
Darwin, Australia) Mobile: +61(408)811373; Telepon: +670(390)325-013
Email: laohamutuk@easttimor.minihub.org
Buletin La'o Hamutuk: [Bahasa Indonesia
PDF Format]
Vol. 2, No. 6 & 7 Oktober 2001 Keadilan
untuk Timor Lorosa’e?: http://www.etan.org/lh/PDFs/LHv2n6-7bh.pdf
La'o Hamutuk - Laporan
dan berita: [Bahasa Inggeris /
Bahasa Indonesia] http://www.etan.org/lh/reports.html
Halaman Uatama: http://www.etan.org/lh
Lihat juga: La'o Hamutuk - Bahasa
Timor Timur (Tetum), Bahasa
Inggeris
Bahasa Inggeris / Bahasa Timor Timur (Tetum) / Bahasa Portugis / Bahasa Indonesia: