Isterinya Presiden CNRT-CN akan berangkat ke Geneva besok bersama bibinya Juliana dos Santos, seorang perempuan berusia 15 tahun yang diculik dan ditahan di Timor Barat sejak tahun 1999. Di Geneva Kirsty Sword Gusmão akan menghadiri suatu konperensi yang diselenggarakan oleh UNHCR dengan tema kekerasan terhadap kaum perempuan. Bersama dengan Ny. Domingas Santa Mouzinho, Ny. Sword Gusmão juga bermaksud untuk menyampaikan suatu pernyataan mengenai situasi Juliana pada Komisi PBB untuk Hak Azasi Manusia.
Sebagai akibat daripada kekerasan yang melanda Suai pada bulan September 1999, kira-kira 200 penduduk setempat dibunuh. Setelah adik laki-lakinya dibunuh dengan kejam oleh milisi, Juliana dos Santos dipilih oleh Wakil Komandan kelompok milisi LAKSAUR untuk dijadikan “isterinya”, lalu dipaksa untuk ikut ke Timor Barat.
Diharapkan oleh Ny. Sword Gusmão bersama keluarga Juliana bahwa kunjungan ini ke Geneva akan meningkatkan tekanan pada pemerintah Indonesia agar bersedia memulangkan Juliana dos Santos beserta bayinya yang lahir pada tanggal 27 November, 2000. Meskipun pemerintah Indonesia menyatakan mau menyelesaikan kasus Juliana dos Santos dan telah berjanji kepada misi Dewan Keamanan PBB yang berkunjung ke Timor Lorosa´e dan Timor Barat bulan November tahun lalu bahwa Juliana akan diberikan kebebasan untuk menentukan nasibnya sendiri, sampai sekarang tidak ada perkembangan yang memuaskan. Ny Sword Gusmão dan Ny. Domingas Santa Mouzinho sangat berharap agar penyelesaian kasus Juliana ini akan memberikan harapan baru kepada perempuan Timor Lorosa´e lainnya yang mengalami penganiayaan yang sama dan masih berada di Timor Barat.
Para wakil pers yang berada di Dili dipersilahkan untuk hadir di Bandar Udara Komoro pada saat rombongan berangkat ke Geneva, yaitu pada pukul 09:30 pagi tanggal 24 Maret, 2001. Ny Kirsty Sword Gusmão dan Ny Domingas Santa Mouzinho bisa diwawancarai pada kesempatan tersebut.
Untuk menerima informasi
lebih lanjut, silakan menghubungi:
(Bahasa Inggris) : Ms
Sarah Niner Tel: 0417 357 298
(Bahasa Tetum/Portugis)
: Ms Lurdes Bessa Tel: 0417 834 709
Bahasa Inggris:
National
Council of Timorese Resistance (CNRT)
The CNRT was established as the peak body
of the East Timorese people's resistance to the Indonesian occupation of
East Timor. Its members are drawn from all walks of life and political
viewpoints, including the major political parties. Now that Indonesia has
left and the administration of East Timor is being taken over by the UN
Transitional Administration in East Timor (UNTAET), CNRT is restructuring
itself to play a new role. This involves moving from opposition to proposition
and the facilitation of transition to self-government and independence.
See: Nov 1999 The
CNRT in Transition & Aug 2000 CNRT
National Congress: Draft resolution on human rights
Email Ines Almeida: ines@cnrt-cn.minihub.org
Homepage: http://www.ozemail.com.au/~cnrt
Untuk memambakan berita, artikel atau laporan
kepada BD, kirimkan secara e-mail kepada 'wildwood@pcug.org.au'
Alamat pos: "Postal address: BACK DOOR
GPO Box 59 Canberra City ACT 2601 Australia"
Kalau anda ingin menerima surat informasi mingguan
GRATIS, mengirimkan e-mail kepada 'wildwood@pcug.org.au'
dengan mengisi perkataan ‘Subscribe BACK DOOR’ dalam judul e-mail
anda.
BD Surat infornasi mingguan
mengenai TL
Halaman
Uatama .......Bahasa
Indonesia .......Cari
situs-Web ini
Situs-Web: http://www.pcug.org.au/~wildwood
| Email:
wildwood@pcug.org.au