BACK DOOR Newsletter on East Timor      home May news

"Timor-Timur kini tengah memasuki tahap akhir yang penting dari proses transisi menuju kemerdekaan penuh. ... Tetapi sekarang partai-partai boleh menduduki ‘centre stage’ untuk memainkan peranan penting mereka dalam suatu proses demokrasi. Ini adalah suatu kemajuan yang positif dan sehat di mana kelebihan seseorang tidak menjadi faktor yang melemahkan. ... Berapa banyak partai yang akan bertanding dalam pemilihan? Siapa pemimpin partai-partai tersebut dan bagaimana mereka dapat dihubungi? Seberapa berbeda partai-partai ini dibandingkan dengan yang sebelumnya? Apa ide-ide dan kebijakan mereka terhadap pembangunan di Timor Timur, kebijakan luar negeri dan sebagainya?" Pat Walsh, Badan Bantuan Luar Negeri Australia

 

http://www.acfoa.asn.au/advocacy_&_policy/East_Timor/Partai.PDF

http://www.easttimor.com/documents/ppp_ind.doc
 
 

Partai-Partai Dan Kelompok-Kelompok Politik Di Timor Timur

Australian Council for Overseas Aid

(Badan Bantuan Luar Negeri Australia)

KATA PENGANTAR

Timor-Timur kini tengah memasuki tahap akhir yang penting dari proses transisi menuju kemerdekaan penuh. Pemilihan umum nasional Sidang Utama untuk membentuk Undang-Undang bagi negara baru akan dilangsungkan pada tanggal 30 Agustus 2001. Selama beberapa bulan berikutnya pembuat keputusan dan kekuasaan akan diserahkan oleh Administrasi Transisi PBB (UNTAET) kepada badan eksekutif dan legislative Timor Timur yang dipilih secara demokrasi.

Dalam persiapan menjelang momentum bersejarah yang akan dilaksanakan bertepatan dengan 2 tahun peringatan pemilihan umum tanggal 30 Agustus 1999 di mana sebagian besar penduduk Timor Timur memilih kemerdekaan, akan diadakan program registrasi dan pendidikan bagi pemilih dan suatu ketentuan registrasi bagi partai-partai politik dan kandidat independen telah diumumkan.

Sampai saat ini, badan independen CNRT telah menduduki arena utama. Hal ini berdampak pada penggeseran partai-partai politik yang, seperti gerilya FALINTIL sebelum suara Agustus 1999, telah mengalami masa ‘cantonment’ politik yang perlu untuk kepentingan persatuan nasional. Tetapi sekarang partai-partai boleh menduduki ‘centre stage’ untuk memainkan peranan penting mereka dalam suatu proses demokrasi. Ini adalah suatu kemajuan yang positif dan sehat di mana kelebihan seseorang tidak menjadi faktor yang melemahkan.

Pada bulan Nopember 1999, ACFOA menerbitkan tulisan mengenai latar belakang CNRT yang berjudul ‘Dari Oposisi ke Proposisi: Badan Nasional Perlawanan Timor (CNRT) dalam Masa Transisi’, yang menyumbang kepada penerimaan dunia internasional yang informatif dan positif terhadap CNRT. Diharapkan tulisan ini dapat memainkan peranan yang sama sehubungan dengan partai-partai politik dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan dari para pengamat dan pihak-pihak lainnya mengenai para pemain yang baru ini. Berapa banyak partai yang akan bertanding dalam pemilihan? Siapa pemimpin partai-partai tersebut dan bagaimana mereka dapat dihubungi? Seberapa berbeda partai-partai ini dibandingkan dengan yang sebelumnya? Apa ide-ide dan kebijakan mereka terhadap pembangunan di Timor Timur, kebijakan luar negeri dan sebagainya?

Bagi beberapa partai-partai masalahnya adalah melanjutkan apa yang dimulai 27 tahun yang lalu menggunakan, dalam beberapa hal, pemeran-pemeran yang sama. Partai-partai yang lain merupakan suatu ciptaan yang baru. Namun baik partai-partai lama maupun yang baru, terdapat banyak kesamaan di antara pemimpin partai-partai tersebut. Pengalaman mereka selama masa Indonesia yang sangat sulit mengambil manfaat seperti manusia dan politikus. Mereka juga mempunyai keuntungan berkarya pada suatu lingkungan global pasca Perang Dingin di mana terdapat suatu keinginan baik untuk membantu Timor Timur dan banyaknya pengalaman dari negara-negara yang baru berdiri yang dapat dipelajari. Para pemimpin partai ini juga memiliki tantangan yang sama, tantangan yang menyenangkan sekaligus mengecilkan hati, dalam merancang dan mengarahkan negara Timor Timur yang baru yang berbeda dengan tahun 1974-5 kini tak dapat disangkal telah menuju kemerdekaan.

Sebagian orang akan menyapa dengan sinis kembalinya Timor Timur di publik, yang lainnya akan merasa khawatir karena kembalinya aksi kekerasan politik di Timor Timur belakangan ini. Perlu ditekankan bahwa advokasi kekerasan ini hanyalah suatu bagian minoritas dan tidak akan bertahan dengan unggulnya atmosfir nasional. Dapat dilihat jelas dari catatan-catatan ini bahwa mayoritas dari partai-partai politik dan pemimpin mereka di Timor Timur bukan hanya menyadari sepenuhnya panggilan sejarah mereka namun juga bertekad untuk membangun suatu budaya politik baru yang memiliki toleransi dan respek penuh terhadap hak asasi manusia termasuk hak asasi lawan politik mereka. Mereka harus dibantu sepenuhnya dalam usaha ini dan dijamin bahwa mereka akan mendapat imbalan karena posisi mereka pada pemilihan nanti. Dukungan ini juga termasuk pengembangan kapasitas dan pengembangan kebijakan.

Catatan-catatan ini belum lengkap. Gambaran lengkap baru dapat ditampilkan setelah partai-partai ini berhasil mendaftar ke UNTAET dan mengembangkan kebijakan-kebijakan yang lebih terperinci dibandingkan dengan yang ada saat ini. Dokumen in terpusat pada masa sekarang dan masa depan, bukan masa yang lampau. Namun sedapat mungkin latar belakang sejarah juga diikutsertakan. Ini adalah bagian utama dari sebuah curriculum vitae yang transparan tanpa bermaksud membahayakan (compromising) suatu partai atau tokoh politik tertentu. Timor Timur tengah berada dalam proses penemuan kembali jati dirinya sebagai suatu masyarakat dan bangsa. Partai-partai politik dan para pemimpinnya layak diberikan pilihan yang sama.

Sedapat mungkin, semua informasi dalam halaman-halaman berikut dari dokumen ini disusun berdasarkan wawancara dengan pemimpin-pemimpin atau pejabat partai politik dan juga berdasarkan dokumen-dokumen tertulis yang dapat diakses. Saya juga dibantu oleh beberapa pengamat yaitu: Dionisio Babo Soares, Jenny Grant, Kirsty Sword Gusmao, Florence Martin, Lynn Hastings, Paula Pinto, Fr Peter Puthenkandam, Helen Hill and David Scott. Untuk sejarah pre-referendum saya menggunakan tulisan-tulisan berikut: Timor, A People Betrayed oleh James Dunn (1996), East Timor: Nationalism and Colonialism oleh Jill Jolliffe (1978), Funu, the Unfinished Saga of East Timor, oleh Jose Ramos Horta (1987), Fretilin: the Origins, Ideologies and Strategies of a Nationalist Movement in East Timor, oleh Helen Hill (1978), dan A Long Journey of Resistance: the Origins and Story of the CNRT, oleh Sarah Niner (Bulletin of Concerned Asian Scholars, 2000).

Jika terdapat kesalahan dalam tulisan ini adalah sepenuhnya kesalahan saya dan saya sangat menghargai koreksi atas kesalahan-kesalahan tersebut. Saya juga menghargai jika ada yang memberikan informasi tentang langkah-langkah awal kebijakan dan perkembangan lainnya untuk memperbaharui laporan ini dari waktu ke waktu. Dokumen ini juga dapat diakses melalui website ACFOA yaitu: http://www.acfoa.asn.au

Pat Walsh
Mobile 040 999 7030
Email: pat@office.minihub.org
 

http://www.acfoa.asn.au/advocacy_&_policy/East_Timor/Partai.PDF

http://www.easttimor.com/documents/ppp_ind.doc
 



English:
Australian Council for Overseas Aid  Up-dated May 16
ACFOA is the peak body of the Australian Aid and Development Non-Government Organisations (NGOs). It provides membership services, eg. training, and it develops policy and advocacy related to development issues. Members adhere to a Code of Conduct [68k]. ACFOA has various working groups who are part of its policy/advocacy activities. The East Timor Working Group meets now every two months to share information on East Timor, build up strategies to campaign and lobby governments in matters such as the refugees in West Timor, to liaise with AusAID, the ET NGO Forum [101k](a similar organisation to ACFOA in East Timor), etc.
Email: acfoa@acfoa.asn.au  Homepage: http://www.acfoa.asn.au  ETimor Webpage: http://www.acfoa.asn.au/advocacy_&_policy/East_Timor/east_timor.htm
BACK DOOR Newsletter on East Timor      home May news

Website: http://www.pcug.org.au/~wildwood  Email: wildwood@pcug.org.au
Postal address: BACK DOOR GPO Box 59 Canberra City ACT 2601 Australia
Receive FREE weekly email Web-updates: email wildwood@pcug.org.au and include the words "Subscribe BACK DOOR" in the message header. more info